Saya kembali

12 Sep 2009

Wah ternyata udah lebih dari sebulan blog ini gak pernah gw update. Yah belakangan ini focus gw cuma pada kerjaan dan urusan badan gw yang belakangan ini juga begitu rentan sakit karena infeksi. Dari infeksi saluran pernafasan juga infeksi saluran kencing.

Sebagai seorang paraplegia (penderita lumpuh yang diakibatkan karena cidera tulang belakang) gw sadar bahwa sakit karena infeksi akan bersahabat sekali dengan gw. Sangat wajar karena aktifitas sehari2 gw yang hanya duduk hampir sepanjang hari otomatis organ tubuh gw pasti tidak bekerja dengan sempurna.

Dan sakit gw belakangan ini juga agak susah disembuhkan karena hampir semua jenis antibiotika udah tidak mempan dibadan gw. Ya karena sejak gw menderita paraplegia sudah terlalu banyak, terlalu sering antibotika yang gw telan dan akibatnya obat itu jadi imun. Hmm repot kan kalau antibiotika aja sudah tidak mempan.

Seseorang menjadi paraplegia bisanya karena kecelakaan dan tulang punggungnya mengalami cedera. Karena kerusakan susunan syaraf di tulang belakang itulah yang menyebabkan kelumpuhan.

Contoh yang paling gampang untuk di lihat adalah bintang film Superman (Christopher Reeve). Reeve mengalami cedera tulang leher karena terjatuh pada saat mengikuti perlombaan olahraga berkuda..

240px-christopher_reeve_mit3Cedera akibat kecelakaan itu biasanya sudah bisa ditebak. Karena cedera yang dialami Reeve mulai dari tulang leher maka bisanya kelumpuhan akan terjadi mulai dari leher kebawah. Otomatis tangan, kaki dan lambat laun otot paru2, otot jantung dan semua organ tubuh yang bekerjanya butuh otot dengan sendirinya akan mengalami pelemahan.

Karena itulah pasca kecelakaan Reeve cuma hanya bisa menggerakkan kepalanya saja dan untuk menggerakkan kursi roda elektriknya Reeve pergunakan remote lewat mulutnya. Ketika otot paru2nya terus melemah untuk bernafas saja Reeve harus dibantu ventilator (mesin untuk membantu pernafasan yang terhubung langsung ke paru2).

Reeve meninggal dunia tahun 2004 akibat serangan jantung yang disebabkan karena infeksi yang meluas menyerang tubuhnya.

Sepeninggal Reeve, Dana istri Reeve yang setia terus melanjutkan Yayasan Paraplegia yang didirikan Reeve untuk membantu dan merehabilitasi penderita Paraplegia. Dua tahun kemudian, pada tahun 2006 Dana yang selalu setia mengurus Reeve meninggal dunia akibat kanker paru2.

Seorang parelegia juga pasti kehilangan saraf perasa pada tubuhnya. Sekalipun dia kita cubit keras2 atau kita iris dengan pisau pada bagian yang mengalami kelumpuhan dia tidak merasakan sakit sama sekali. Kehilangan rasa sakit ini juga yang biasanya sering berakibat fatal. Karena terlalu lama duduk atau berbaring ditempat tidur seorang paraplegia biasanya akan mengalami luka dibagian pantat atau punggung. Karena tidak merasakan sakit, sering terjadi luka itu baru ketahuan kalau sudah terjadi infeksi bahkan membusuk. Biasanya perawatannya akan memakan waktu berbulan2 ditempat tidur, bahkan kalau parah sekali, sering harus dilewati di meja operasi.

Mungkin gw masih cukup beruntung, ketika kecelakan dulu cuma cedera ditulang belakang sebatas pinggang, sehingga kelumpuhan terjadi hanya dikaki. Syarat perasa gw juga masih cukup berfungsi, meskipun kurang begitu baik, ya kira2 mungkin tersisa cuma 25%. hehehe jadi kalau kaki gw di gigit nyamuk, gw tidak merasakannya sama sekali.

Cuma akibat sampingan dari Paraplegi ini yang terkadang merepotkan. Seringnya infeksi akan semakin sering juga gw minum antibiotik. Tapi obat ajaib yang namanya Antibiotik itu ternyata bisa imun dibadan kita. Kalau itu terjadi pasti itu tanda2 tidak baik, atau lebih tepatnya adalah tanda bahaya.

Syukur berkat info dari seorang teman yang memberi saran gw berobat ke-seorang alternatif. Sebenarnya gw udah males sih datang ke-alternatif karena juga tidak pernah tampak hasilnya. Tapi yang ini mungkin karena cocok, dan alhamdulilah sakit gw lumayan membaik, meskipun tentunya gw tak akan lepas dari pengaruh Antibiotik 100%.

Yang penting mungkin kita harus tetap semangat, tetap berusaha berobat kalau kita sakit. Bukannya di AlQuran mengatakan bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya, dan itu juga yang dikatakan mamah Dedeh dan Aa Abdel yang kebetulan gw dengar ceramahnya subuh tadi.


TAGS Paraplegia


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post