• 25

    May

    Kopdar & Kaos Mie Janda

    Sebenarnya sudah lama saya mendengar Mie Janda dari temen2 Dblogger yang sudah pernah ke Warung Mie Janda di Cibinong, tapi saya baru merasakan nya langsung waktu kopdar minggu 22 Mei 2011 di kedai Mie Janda depan Universitas Pakuan, Bogor. Dengan bantuan google map di ponsel, dari Parung saya tak banyak kesulitan mencari Universitas Pakuan, sekali tanya pada seorang penjual voucer seluler saya langsung tahu tempatnya, dan ternyata pagi itu saya yang paling dulu datang, dan tak berapa lama kemudian disusul kang MT yang langsung manikmati semangkuk Mie Janda dengan lahap. Tampaknya Kang MT belum sempat sarapan karena di telpon Julie suruh cepat2 datang karena saya sudah datang terlebih dulu. Sementara Julie dan rombongannya masih mencari-cari jalan menuju lokasi kopdar hari itu. Yan
  • 11

    Oct

    Sekarang jalan itu mulus

    Balik ke jakarta dari Magetan Jawa timur, Minggu (05/10/08) ternyata jalanan memang padat. Tapi meskipun begitu gw tetep menikmati perjalanan itu. Apalagi saat lewat di hutan Mantingan Ngawi. Jalannya yang naik turun kemudian banyak tikungandan ternyata sebagian jalan ini sekarang cukup mulus. Memang kita harus hati2 memacu kendaraan disini, kalaupun kita harus menyalip kendaraan lain yang lebih lambat pastikan jarak yang aman. Jalur jalan ini memang cukup rawan dan sering terjadi kecelakaan. Di jalur ini pulaSophan Sophian menghembuskan nafas terakhirnya.Setelah kecelakaan yang menimpa Sophan Sophian jalan ini kemudian diaspal ulang.Tampak jelas sekali aspal hitam jalanan dengan hutan jati yang daunnya meranggas berwarna cokat di kiri kanan jalan terlihat sangat kontras. Tempat istiraha
  • 29

    Aug

    LENTERA JIWA (Artikel menarik dari situs Kick Andy)

    Pagi ini (Jumat, 29/08/08) gw dapat email dari seorang temen. Dan Topik-nya bagus banget. Untuk temen2 yang belum baca liat aja disini, bagus sekali untuk di renungkan. “LENTERA JIWA” Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpinredaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiaporang yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena pecah kongs dengan Surya Paloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalamsituasi yang tidak menyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisiyang tinggi, dengan power yang luar biasa sebagai pimpinan sebuahstasiun televisi berita, tiba-tiba saya mengundurkan diri. Dalam perjalanan hidup dan karir, dua kali saya mengambil keputusansulit. Pertama, ketika saya tamat STM. Saya tidak mengambil peluangbeasiswa ke IKIP Padan
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post